Bukan Cuma Lansia! Kenali Penyebab dan Tanda-Tanda Rabun Dekat pada Anak-Anak

Rabun dekat atau hipermetropi umumnya dikenal sebagai gangguan penglihatan yang menyerang orang berusia di atas 40 tahun. Namun, tahukah Anda bahwa kondisi ini juga bisa dialami oleh anak-anak dan orang muda? Ini adalah kondisi di mana mata sulit melihat objek yang berjarak dekat dengan jelas. Jika tidak ditangani, rabun dekat pada usia muda dapat mengganggu proses belajar dan perkembangan anak.
Penyebab dan Gejala Rabun Dekat pada Usia Muda
"Meskipun sering dianggap sebagai penyakit mata orang tua, rabun dekat pada anak-anak dapat disebabkan oleh faktor genetik atau kelainan struktural mata," jelas dr. Miftahul Akhyar Latief, Ph.D, Sp.M, M.Kes. "Sangat penting bagi orang tua untuk peka terhadap gejala yang muncul agar dapat segera melakukan pemeriksaan."
Rabun dekat terjadi ketika cahaya yang masuk ke mata tidak jatuh tepat di retina, melainkan jatuh di belakangnya. Hal ini menyebabkan objek dekat terlihat buram. Beberapa faktor yang menyebabkan kondisi ini pada usia muda antara lain:
- Faktor Genetik: Rabun dekat sering kali diturunkan dalam keluarga. Jika salah satu orang tua memiliki kondisi ini, anak berisiko lebih tinggi untuk mengalaminya.
- Bentuk Bola Mata yang Pendek: Kondisi ini merupakan penyebab umum. Bentuk bola mata yang lebih pendek dari normal menyebabkan titik fokus cahaya jatuh di belakang retina.
- Lengkungan Kornea yang Kurang: Jika kornea (lapisan terluar mata) terlalu datar, cahaya tidak dapat difokuskan dengan baik.
- Komplikasi Medis: Dalam kasus yang jarang terjadi, rabun dekat bisa menjadi efek samping dari kondisi medis lain, seperti tumor mata.
Gejala yang Perlu Diperhatikan:
- Mata terasa lelah, perih, dan tegang, terutama setelah membaca atau fokus pada objek dekat.
- Sakit kepala yang sering kambuh setelah aktivitas yang membutuhkan fokus dekat.
- Anak sering menyipitkan mata saat melihat atau membaca.
- Objek yang berjarak dekat terlihat buram.
- Kesulitan untuk mempertahankan fokus saat membaca.
Pemeriksaan dan Penanganan yang Tepat
Jika Anda atau anak Anda mengalami gejala di atas, segera lakukan pemeriksaan mata. Dokter mata akan melakukan tes ketajaman penglihatan, yaitu dengan meminta pasien membaca huruf atau angka pada eye chart. Setelah itu, dokter juga dapat melebarkan pupil mata dengan cairan khusus untuk memeriksa bagian belakang mata.
Baca juga : Pusat Pelayanan Kesehatan Mata Komprehensif: Solusi Terbaik untuk Penglihatan Anda
"Setelah diagnosis ditegakkan, penanganan rabun dekat pada usia muda sangat bervariasi. Tujuannya adalah mengoreksi fokus cahaya agar jatuh tepat pada retina," ujar dr. Miftahul Akhyar Latief, Ph.D, Sp.M, M.Kes. "Pengobatan yang umum dilakukan adalah dengan penggunaan kacamata atau lensa kontak yang sesuai."
Penderita rabun dekat biasanya membutuhkan lensa khusus yang cembung untuk membantu memfokuskan cahaya. Dengan lensa yang tepat, penglihatan jarak dekat dapat kembali normal dan gejala seperti sakit kepala atau mata lelah dapat berkurang secara signifikan.
Frequently Asked Questions
1. Apa penyebab utama rabun dekat?
Rabun dekat (hipermetropi) disebabkan oleh bentuk mata yang lebih pendek atau kornea yang terlalu datar, sehingga cahaya yang masuk difokuskan di belakang retina. Pada usia muda, faktor genetik sering kali menjadi penyebab utamanya.
2. Apakah rabun dekat bisa terjadi pada anak-anak?
Ya. Meskipun sering dikaitkan dengan penuaan, rabun dekat bisa terjadi sejak lahir. Jika tidak terdeteksi, kondisi ini dapat mengganggu kemampuan belajar anak, seperti membaca atau menulis.
3. Bagaimana ciri-ciri rabun dekat?
Ciri-cirinya meliputi mata mudah lelah, sakit kepala setelah membaca, sering menyipitkan mata untuk melihat objek dekat, dan penglihatan yang kabur saat melihat objek di dekatnya.
4. Apakah rabun dekat bisa disembuhkan total?
Seperti rabun jauh, rabun dekat juga tidak bisa disembuhkan secara alami. Namun, kondisinya dapat dikoreksi dengan penggunaan kacamata atau lensa kontak. Untuk usia dewasa, ada juga prosedur bedah refraktif yang bisa menjadi pilihan.
tags : Klinik Mata Sakit Mata